Olahraga Menyelam Jadi Rekreasi Alternatif Penyandang Disabilitas Jakarta

Olahraga Menyelam Jadi Rekreasi Alternatif Penyandang Disabilitas Jakarta

Olahraga Menyelam Jadi Rekreasi Alternatif Penyandang Disabilitas Jakarta

Olahraga Menyelam Jadi Rekreasi Alternatif Penyandang Disabilitas Jakarta –  Merasakan sensasi melayang dalam air dan menyelam kedalaman membuat Zaenudin semangat mengikuti setiap pelatihan menyelam dalam Kolam Renang Sepolwan, Jakarta Selatan. Penyandang Disabilitas daksa yang bukan halangan untuk beliau mengikuti pelatihan ini secara rutin.

Pria usia 37 ini menyebut bahwa kegiatan menyelam atau scuba diving adalah olahraga sekaligus rekreasi alternatif untuk penyandang disabilitas.

Kegiatan try scuba dapat  dalam Kolam Renang Sepolwan Lebak Bulus, Jakarta Selatan oleh sekolah diving bernama Zombie Marine Dave. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan olahraga sekaligus rekreasi alternatif untuk disabilitas,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini lakukan setiap Rabu dan ikuti oleh 4 orang penyandang disabilitas terpilih yaitu Heru, Hendra, Jojo, dan Zaenudin.

Pengalaman Menyenangkan

Pelatihan menyelam menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi Zaenudin dan rekan-rekannya. Bahkan, sebagai pengguna kursi roda ia tak membayangkan sebelumnya bahwa ia bisa melakukan kegiatan tersebut.

“Try scuba diving tersebut pertama kali bagi kita dan pengalaman yang menyenangkan yang tidak kita bayangkan bahwa kita juga bisa lakukan.”

Pria asal Depok ini tengah merencanakan untuk bisa menyelam laut. “Dan kita sedang memikirkan caranya karena untuk 1 orang penyelam disabilitas membutuhkan 1 sampai 2 orang pendamping.”

“Kita masih memikirkan relawan dan berbagai pendukung lainnya untuk bisa menyelam dalam laut bersama-sama,” pungkasnya.

Menjadi Pemain Kriket

Sebelum genap menginjak usia 33 Andrew memutuskan untuk menjadi pemain kriket. Sebelumnya ia berpikir bahwa dirinya membutuhkan sedikit lebih banyak kebebasan dan percaya diri.

Ia mulai berolahraga di gym dengan pelatih dan berhasil menurunkan berat badan yang membuatnya menjadi lebih bugar. sana lah pria bertubuh tinggi ini memutuskan untuk menjadi pemain kriket.

Andrew menghabiskan akhir tahun 2017 untuk mengidentifikasi tim yang dapat ia masuki, situlah hubungannya dengan tim Chirk.

“Kapten, Ian Skinner, dan saya memiliki etos yang sama tentang bagaimana cara bermain dan berperilaku lapangan. Kami ingin menang, kami bermain untuk menang, tapi itu bukan segalanya dan akhir segalanya.”

Andrew kemudian melakukan debut pada acara Bank Holiday yang penyelenggaraannya Mei 2018 melawan tim Ruthin.

Kini ia menjadi pemain reguler untuk Chirk yang membuatnya merasa sangat baik karena menerima  apa adanya.

Comments are closed.